Selasa, 26 April 2016

Fangirling Things


Ada yang tanya,
"Tie, kok sekarang di DP BBM lo ga pernah tayangin slide show cowok-cowok sipit lagi sih? Udah bosen ya sama Korea-koreaan?"  (((slide show))) 

Gue jawab,
"Ngga juga, siapa bilang gue bosen? Bias gue makin banyak malah! Sekarang gue cuma pindah tempat aja spazzing-nya, ngga di BBM sama FB lagi. Lebih asyik di Twitter sih, soalnya rata-rata pengguna Twitter itu punya prinsip "I don't give a fv*k" alias ngga pedulian. Jadi lo bebas mo ngapain aja, haha. Gue? Berhenti fangirling-an? Kapan-kapan yee..."

"Bias? Spazzing? Fangirling-an? Pa'an tuh?"

"................"

Istilah-istilah dalam dunia fangirling emang aneh-aneh ya, dan banyak juga istilah yang gue sendiri baru tau setelah gue menekuni dunia ini. (((Menekuni)))
*Maaf yaa, mbak! Istilah "fangirl" itu buat cewek-cewek ABG.  Situ mah udah umuran, lebih tepatnya "fanwoman" keleus.*  
YA UDAHLAH TERSERAH AJA SIH!

Kembali ke laptop.
Untuk sebagian orang mungkin masih kurang familiar dengan istilah-istilah dalam dunia fangirling. Kebanyakan istilah memang berasal dari bahasa slang (gaul) Inggris dan Korea. Jadi kalo kita cari artinya di Google Translate, dijamin ngga bakalan tepat. Beberapa istilah bahkan ngga terdeteksi mesin penerjemah google tersebut. 

Berikut adalah istilah-istilah yang umum digunakan dalam dunia Fangirling-an yang gue coba rangkum dalam postingan ini :

1. Fangirl & Fanboy  
Fangirl adalah sebutan untuk seseorang (perempuan) yang terobsesi atau menggemari sesuatu/seseorang/grup. Dan Fanboy adalah sebutan untuk penggemar laki-laki.

2. Fangirling, Fanboying, & Spazzing 
Ketika istilah Fangirl/Fanboy disematkan akhiran -ing, maka istilah tersebut menjadi sebuah kata kerja yang berarti "sedang melakukan" (tentunya menurut kamus bahasa slang ya, haha). Fangirling, Fanboying dan Spazzing memiliki arti yang kurang lebih sama, yaitu kegiatan yang biasanya dilakukan oleh seorang penggemar yang berkaitan dengan hal-hal yang digemarinya. Contohnya : mencari berita-berita tentang idola, menyebarkan informasi mengenai hal-hal kegemarannya di media sosial, membuat meme atau mengedit foto dan video musik/film/drama, berinteraksi dengan sesama penggemar dan saling berbagi informasi.

3. Fandom / Fanbase / Fansite / Fancafe
Fandom sendiri merupakan singkatan dari Fan Kingdom. Bisa kita artikan juga sebagai sebuah grup atau komunitas yang berisi sekumpulan penggemar yang mempunyai idola orang/kelompok atau sesuatu hal yang sama. Fandom biasanya merupakan sebuah komunitas resmi yang dibentuk oleh penggemar dan dinamai oleh idola yang mereka usung dan menjadi panggilan untuk para penggemar yang tergabung didalamnya. Contoh : Fandom BTS (Bangtan Boys) adalah ARMY, jadi sebutan untuk seseorang yang nge-fans terhadap BTS adalah ARMY. Gue ARMY, hehe. *GA NANYA!*

Fanbase/Fansite sebenarnya sama-sama merupakan sebuah wadah atau komunitas tempat berkumpulnya para penggemar untuk saling berinteraksi dan berbagi informasi mengenai idola atau hal-hal yang mereka sukai. Fanbase/Fansite biasanya dikelola oleh seorang atau beberapa orang penggemar.

Fancafe hampir sama dengan Fanbase/Fansite, yaitu sebuah forum atau komunitas para penggemar. Yang membedakannya adalah pada umumnya fancafe ini merupakan forum official dari seorang idol atau grup idol. Fancafe biasanya merupakan forum berbayar alias tidak gratis untuk dapat tergabung didalamnya. Isinya adalah informasi-informasi yang dirilis langsung oleh para artis/manajemennya, atau orang yang ditunjuk secara resmi.

4. Fanwar
 Dari arti harfiah "fan" dan "war' sendiri kita sudah bisa simpulkan bahwa fanwar adalah perang antar fans. Perang dalam hal ini tentunya dilakukan di dunia maya (media sosial) dan bukan berupa perkelahian secara fisik. Haha. Fanwar biasanya dipicu dari saling ledek antar fans dari fandom yang berbeda (bisa jadi dalam fandom yang sama), kesalahpahaman atau miskomunikasi antar sesama penggemar. Fanwar biasanya dipicu oleh fans yang immature alias belum dewasa dan gemar melebih-lebihkan masalah.

5. Bias
Adalah seseorang yang diidolakan atau paling disukai dan merupakan pilihan dari fans itu sendiri. Bias tidak berarti satu orang untuk setiap penggemar, bisa jadi dia mempunyai beberapa bias sekaligus. Dalam dunia fangirling, terdapat beberapa kategori istilah lain yang berkaitan dengan bias. Yang pertama adalah Ultimate Bias, yang artinya bias yang paling utama. Jelas, ultimate bias ini berarti satu orang yang paling diutamakan/disukai oleh penggemar. Yang kedua adalah Bias Wrecker, artinya adalah seseorang yang berpotensi mengalihkan perhatian seorang fans dari bias/ultimate bias-nya.
Sebagai contoh : Bias gue di dunia Kpop dan Kdrama ini lumayan banyak, tapi ultimate bias gue cuma Jungkook dan bias wrecker gue adalah Jimin.

6. Comeback
Istilah comeback secara harfiah berarti kembali. Dalam dunia Kpop dan Kdrama, jika seorang artis, aktor/aktris atau sebuah idol grup comeback, berarti mereka akan tampil kembali di panggung hiburan. Comeback ini tidak berarti mereka vakum dari dunia keartisan dalam kurun waktu yang cukup lama. Bisa saja comeback-nya para idol tersebut hanya berselang beberapa bulan dari project terakhir mereka. Jika untuk para aktor dan aktris, comeback berarti mereka akan membintangin drama/film baru. Sedangkan untuk pada Kpop idol, comeback itu artinya akan ada single/album/MV baru.

7. MV (Music Video)
 MV biasanya kita sebut dengan istilah Video Klip. Yaitu sebuah video berdurasi pendek dari sebuah lagu yang biasanya menampilkan artis/grup yang menyanyikan lagu tersebut. Pada dasarnya MV adalah musik yang berbentuk video.

8. CF (Commercial Film)
Istilah ini adalah nama kerennya dari iklan. Hehe. 

9. Leader dan Maknae
Khusus untuk sebuah Idol Group, bisa berupa Band, Boyband atau Girlband, terdapat seorang Leader dan seorang Maknae didalamnya. Leader sudah jelas artinya adalah pemimpin (grup), sedangkan Maknae berarti personel atau member yang termuda didalam grup tersebut.

10. Sasaeng Fans
Istilah ini berasal dari bahasa Korea. Sasaeng fans berasal dari kata  sasaenghwal (사생활) yang artinya privacy/private life atau kehidupan pribadi seseorang, dan fans (penggemar). Jadi kalau digabung, Sasaeng Fans adalah seorang penggemar yang terobsesi (berat) terhadap kehidupan pribadi idola mereka.  Mereka seperti penguntit (stalker). Mereka tidak akan segan-segan mendapatkan apapun yang berhubungan dengan idola mereka (baik itu keluarga, teman dekat atau apapun). Mereka terobsesi dengan "mengatasnamakan cinta pada idola mereka", sasaeng fans tidak akan ragu-ragu melakukan berbagai cara apapun (biasanya cara-cara negatif dan mengganggu) agar lebih dekat dengan idola mereka.

*     *     *

Nah, yang sudah gue sebutin tadi adalah beberapa istilah yang umum digunakan dalam dunia fangirling (khususnya dunia Kpop). Masih banyak sebenernya istilah-istilah lain yang juga biasa digunakan oleh para Kpop & Kdrama freak, tapi mungkin  bakal gue tulis di postingan berikutnya aja biar ngga pusing bacanya. PADAHAL MALES!! Hehehe... Semoga berguna yah! :D

Anyyeong..! Bye all..! See you! ^^
*dadah-dadah cantik*
*kibas jilbab*
*koprol*

Rabu, 30 Maret 2016

Suplemen Nyeri Sendi Untuk Orang Tua

Keluarga kita, khususnya orangtua atau mereka yang mulai memasuki usia lanjut pasti pernah mengalami nyeri sendi, bener nggak? Meskipun terlihat seperti bukan penyakit yang berat, tetapi nyeri sendi ngga boleh kita anggap enteng. Salah satu implikasinya adalah dapat mengganggu aktivitas, apalagi untuk mereka yang aktif, penyakit ini jelas sangat menghambat kegiatan sehari-hari.Dari waktu ke waktu, perkembangan industri obat-obatan meningkat semakin pesat ya. Dari mulai penyakit ringan sampai berat, sepertinya sudah tersedia obatnya. Nah apalagi untuk masalah nyeri sendi, kita nggak perlu terlalu khawatir karena ada banyak suplemen kesehatan yang dapat membantu proses penyembuhan nyeri sendi. Salah satunya adalah H2 SUPERBA KRILL OIL.
H2 Superba Krill Oil

H2 Superba Krill Oil adalah suplemen berbahan dasar Ekstrak Krill (zooplankton) dari kedalaman Laut Antartika. Krill Oil merupakan sumber Omega 3 terbaru dalam bentuk Phospolipid yang kaya akan kandungan DHA, EPA, serta astaxanthin yang tinggi antioksidan alami sehingga mampu membantu :

·         Menurunkan kadar lemak jahat

·         Menjaga kesehatan jantung

·         Memelihara kesehatan persendian

Mau tahu Fakta Superba Krill Oil?

Omega 3 kini tidak terbatas dalam bentuk minyak ikan saja. Superba Krill Oil hadir sebagai sumber Omega 3 Superior, dengan ukuran lebih kecil dan manfaat kesehatan yang lebih besar. Krill Oil hidup di kedalaman Laut Antartika sehingga menjadikan Krill Oil bebas dari merkuri karena belum terkena polusi.

Phospolipid dalam Superba Krill oil mampu meningkatkan penyerapan Omega 3, sehingga dapat bekerja lebih efektif dalam dosis yang lebih kecil. Mudah dicerna dalam lambung dan tidak menimbulkan rasa mual.

Superba Krill Oil juga mengandung Astaxanthin yang merupakan sumber antioksidan alami. Antioksidan di dalamnya terbukti 48x lebih banyak dari minyak ikan biasa. Untuk informasi lebih lanjut mengenai H2 Superba Krill Oil cek di sini http://www.kalbestore.com/Product/Varian/h2-health-and-happiness-Superba-Krill-Oil
 
 
 

Minggu, 21 Februari 2016

Nilima


"Nilima..."
Aku terisak lirih.

"Maafkan aku..."
Aku kembali mengucap mantra itu untuk yang ke sejuta kali. Mungkin.

Namun perih yang mengiris hatiku tak jua terobati. Katanya jika malaikat Izrail tengah mencabut nyawamu, rasanya seperti disayat ribuan pedang.

Bohong.
Hatiku rasanya seperti disayat jutaan sembilu, tapi Dia tak kunjung memanggilku pulang. Aku masih bernapas meskipun dalam setiap tarikannya kurasakan getir penyesalan. Seakan tak cukup, sengatan ingatan itu menambah sakitku.

Matanya biru. Makhluk mungil nan indah itu bermata biru ketika ia kulahirkan di sudut kamar mandi yang baunya lebih busuk dari kandang babi. Tapi aku bahkan tak peduli. Yang pertama kulihat adalah matanya yang berwarna sebiru senja.

Nilima. Kuputuskan menamaimu Nilima.

Sebuah keputusan yang bodoh. Memberimu nama adalah kesalahanku yang pertama.

Kau tidak menangis, Nilima. Kau hanya mengeluarkan bunyi berdeguk pelan. Kau tetap diam ketika kugigit putus tali ari-arimu. Sambil berharap ikatan batin kita ikut terputus bersamanya.

Tapi kemudian waktu aku mulai pening dan mual karena berkubang dalam genangan darahku sendiri, kau mulai bersuara. Kau merengek pelan. Aku panik! Buru-buru kau kugendong dan kujelali puting agar urung menjerit.

Kau kususui, Nilima. Dan itu adalah kesalahanku yang kedua.

Pikirku sederhana. Kuanggap air susu itu adalah hadiah kelahiranmu sekaligus ucapan perpisahanku. Kubiarkan kau menikmati perjamuan terakhirmu.

Oh, sayang. Mestinya aku tak memberimu setetes pun harapan. Mestinya aku tak menggendongmu sehingga kau mengecap kehangatan tubuhku. Mestinya aku sama sekali tak meninggalkan jejak dengan menyentuh tubuh mungilmu yang masih berlumur darah.

Ah, semua yang mestinya-mestinya tadi membuatku kembali dihujam pilu.

Tapi Nilima, biarlah aku disiksa kenangan dan terbunuh dalam rasa penyesalan, asalkan kau hidup dengan baik. Ingat, Nak. Jangan maafkan aku. Hidup sajalah, tapi jangan maafkan aku.




***




Tuhan...

Ketika Engkau membangunkan aku yang tengah terlelap di surga-Mu dan memberitahu bahwa Kau akan meniupkan rohku kedalam pelukan seorang malaikat, aku merasakan bahagia yang tak terperi.

Tuhan, aku ingat Engkau pernah menenangkanku waktu aku takut tak dapat lagi merasakan hangatnya dekapan-Mu. Engkau berkata aku akan mendapatkan gantinya nanti ketika aku berada dalam sesuatu yang Kau sebut rahim. Meskipun tadinya aku tak tahu seperti apa wujudnya, tapi aku mendapati disana benar hangat!

Tuhan, Engkau pun pernah berkata bahwa nanti ketika aku membuka mataku disebuah tempat yang Kau namai Bumi, aku akan disambut oleh sesosok malaikat. Katanya nama malaikat itu "Ibu". Ah, kemarin aku sungguh tak sabar ingin segera bertemu dengannya.

Tapi, Tuhan...
Bolehkan aku bertanya lagi?

Apa Engkau yakin telah mengirimku ke tempat yang benar? Aku sudah membuka mataku, tapi malaikat itu pergi. Aku takut, Tuhan. Mengapa disini dingin? Dan aku masih haus. Sangat haus.

Oh Tuhan, bolehkah aku pulang kembali ke pelukan-Mu? Bolehkah? Aku berjanji tidak akan nakal. 
Aku rindu Engkau... 

Aku tak mau berlama-lama disini Tuhan.
Cepat ajak aku kembali pulang.

.....

Tapi, mm.. Tuhanku yang Pengasih, tolong jangan marah padanya ya. Katakan padanya aku memaafkannya.




*terinspirasi dari kisah nyata dan sudah dimodifikasi*

Sabtu, 20 Februari 2016

Jatuh Cinta Sama Anak Band

Disclaimer : Postingan ini mengandung banyak unsur kealayan yang untuk sebagian orang mungkin kadarnya tidak bisa ditolelir dan diterima oleh akal sehat. Jadi demi kenyamanan bersama, penulis sarankan kepada mereka yang tidak suka dan tidak paham dunia fangirling (apalagi haters segala hal yang berbau Korea), untuk tidak membaca postingan ini. Jika tetap nekat, maka efek samping setelah membaca, seperti : mual, muntah-muntah dan mendadak ada dorongan kuat untuk menyirami penulis dengan hidayah, silakan tanggung sendiri. Karena sayangnya penulis tidak menerima kritik dan saran. 


Ciee, judul postingannya agak tipu-tipu ciee, padahal isinya mah teteup ngga jauh-jauh dari kekoreaan dan kealayan cie. *ketawa kunti* 
Maap-maap ye kalo judulnya gue jadiin kamuflase. Judul yang sebenernya adalah : Jatuh Cinta Sama Anak (Boy) Band. Hehehe. Mo ngalay aja rempong bener yak!

Heup ah, serius lagi. 
Postingan ini sebenernya versi idols kpop-nya dari postingan di mykoreandrama ini loh. Disana itu wadah khusus untuk sharing drama dan aktor/aktris Korea aja. Sementara si gue ini biasnya ada di dua alam (kdrama dan kpop) alias BEJIBUN, maka namjadeul idol kpop kedemenan gue dishare disini aja. 
*LAGAKNYA KAYA ITU PENTING AJA!*
Penting da kata gue mah. :p

So let's get started!

Yang kenal sama gue pasti nyangkainnya first love gue di jagad perkpopan adalah BTS Kookie. Yekan? Ngaku hayoh! Huhu~~ salah mamen. Gue jadi demen musik kpop gara-gara cowok ini :


Jauh sebelom gue terjerat cinta terlarang suka sama Jungkook BTS, gue sebenernya adalah Boice yang membelot. Mulai stalking CNBlue waktu abis nonton Heartstrings. Karena Jung Yonghwa adalah lead vocal CNBlue yang jadi lead male di drama itu, makanya gue jadi suka band kpop itu, yang ternyata lagu-lagunya ear catching banget! Lagu pertama yang bikin jatuh cinta adalah Alone (Bluetory). Setelah itu mulailah gue koleksi album / mini album lainnya. Ga semua sih, cuma First Step, Now and Never, Blue Love, Ear Fun, dan yang terakhir Can't Stop. Maap kalo ngga urutan, udah lupa lagi sih. Trus pernah juga dikirim 1 album dari temen gue Nurul (Boice sejati), yang ada lagu Mileage-nya dan album yang terbaru, Cinderella. 

Seiring berjalannya waktu, ketika gue mulai bosen sama CNBlue dan ngga terlalu ngikutin lagi kiprah mereka, datanglah sesosok Nam Woohyun yang mencuri perhatian gue dan mengalihkan pandangan dari Yonghwa. Nam Woohyun pertama kali gue kenal (lagi-lagi) dari drama yang gue tonton, yaitu High School Love On. Karena skill stalking gue meningkat, akhirnya gue tau kalo dia itu salah satu pentolan boyband/boygroup Infinite. Meski gitu, ngga semua lagu-lagu Infinite gue suka. Sampai saat ini lagu-lagu mereka yang ada di playlist gue cuma : Paradise, Nothing's Over, Be Mine, Before the Dawn, dan yang paling baru dan paling gue suka adalah Bad.


Sebenernya selama gue fangirlingan CNBlue dan Infinite, gue ngga terlalu heboh dan ngikutin setiap jejak langkah mereka sih. Artinya, masih dalam taraf normal. Sampai kemudian pada suatu hari yang cerah, temen gue kpopers yang levelnya jauh diatas gue, ngirim lagu yang membahayakan hidup gue. Dan lagu itu memang ditakdirkan berjudul Danger (BTS). Pertama kali denger lagu ini, gue langsung suka! Ngebeat dan bawaannya pengen jingkrak-jingkrak, tapi gue sadar bodi aja!

Lalu...
Jempol iseng ini tau-tau buka youtube demi pengen liat siapa yang nyanyiin lagu itu, apakah ada dance-nya, dan kaya gimana tampang personelnya. Waktu pertama denger Danger gue emang belom tau wujudnya BTS.
Dan endingnya pasti ketebak, mainstream banget lah! Gue. Jatuh. Cinta. Sama. BTS. Dan member yang bikin gue jatuh cinta pada pandangan pertama adalah.....

J-Hope!

Tapi boong :P
*iya tau, ga lucu. ga usah siap-siap pencet tombol x di pojok kanan atas juga sih*


Member yang gue kunci dalam pandangan gue selama mantengin MV Danger tak lain dan tak bukan adalah Jeon Jungkook si maknae. Meskipun zuzur aja yah, pas abis liat MV Danger lalu gue googling pengen cari si bontot ini, sempet ngga ngenalin sih. Hahaha. Abisnya di MV itu kan mereka makeup-an tebel bo, komplit dengan eyeliner cetarnya segala! Makanya sempet keder juga pas stalking, ketuker-tuker sama Taehyung. Tapi kalo jodoh emang ngga bakal kemana ya Zus, akhirnya ketauan juga kok sama gue kalo si kiyut ber-eyeliner tebel itu adalah golden maknae boygroup BTS (방탄소년단). Dan sampe sekarang gue masih menyimpan rasa sama maknae serba bisa yang gemesinnya ngga nguatin ini.


Meskipun, umm...
Gue lama-lama kepincut hyung-nya juga sih. xD
Oh, tolong, jangan hakimi aku!

Serius deh, suka sama Bangtan Boys a.k.a Bangtan Sonyeondan a.k.a BTS ini ngga bakalan cukup kalo cuma ngebiasin seorang member aja. Trust me! Mereka itu adorable and lovable banget tau! Ngga salah dong kalo gue demen sama member line 95 yang kelakuannya bisa dibilang "diluar kebiasaan orang normal". Iyee itu die si Kim Taehyung atau yang sering dipanggil V. Dia itu gemesin dengan cara yang absurd. :D 


Eh tadi gue udah bilang belom sih kalo suka sama BTS ngga mungkin kalo cuma ngebiasin satu orang member aja? Udah ya? Kalo bilang biasnya boleh lebih dari dua udah bilang belom? :D

Atuhlaaaahhhh...
Gue ngga bisa ngga suka sama Park Jimin jugaaa. Sok geura, ARMY mana yang ga demen Jimin? Dijamin ngga ada lho kaka. Siapa coba yang bisa menolak pesona cowok yang matanya abis kalo dia lagi senyum atau ketawa? Siapa coba?? Gue mah ngga bisa sih. Mending gue dikatain maruk daripada ga boleh ngebiasin Jimin! Biarin!


Yes!!! I love these maknae line!

Anak-anak terlantar asuhan gue nih :D

*     *     *

Hohoho, segitu aja sih kpop idols yang bikin gue klepek-klepek mah. Ngga sebanyak aktor ya kalo urusan perbiasan di alam kpop. Kalo aktor kan kadang ada yang tadinya ngga suka, malah jatuh cinta gara-gara karakter yang dia peranin dalam suatu drama. Nah, bias di dunia kpop mah cukup lima aja deh, Hayati ngga kuat di waktu dan kuota! Kalo space di hati sih masih bergiga-giga byte :D

*Masalahnya mah space memori di hape gue, udah kebanyakan nampung album-album BTS dan Music Video mereka* -_-"

Kamis, 18 Februari 2016

"Mind Your Own Business", Hanya Curhat Semata



Sebenernya gue rada kurang suka bikin postingan berbau serius di blog ini, karena bakalan ngga mecing aja sama postingan-postingan alay sebelomnya. Haha. Tapi kali ini gue pengen mengutarakan isi pikiran gue tentang beberapa hal yang mengganjal di hati. Fyi aja gue itu tipenya kaya mahkluk halus gitu loh, asal ngga diusik dan kalian lewat depan gue sambil uluk salam, ya gue ngga bakalan ganggu. Dan gue juga ngga pernah gigit orang sih. Cuma, berhubung ada yang mengusik gue akhir-akhir ini, maka gue putuskan untuk bergentayangan menumpahkan unek-unek disini.

Yang bertemen sama gue di Facebook mungkin inget kalo gue pernah share dan curcol-curcol tentang kerjaan gue. Yang belom tau, bolehlah gue kasih tau aja disini sekalian. Gue kerja di bidang sosial, tepatnya dalam ranah perlindungan anak dan adopsi (pengangkatan anak). Dan boleh dibilang gue jarang share masalah kerjaan di sosial media selain yang bener-bener gue pengen share. Entah itu waktu THR gue dianiaya orang (haha), kesel sama temen kerja, atau beberapa kejadian yang agak menguras emosi. Biasanya hal-hal yang gue share di Facebook adalah hal-hal yang gue suka dan emang gue pengen share aja.

Lalu masalahnya?

Ngga ada masalah sih kalo menurut gue, dan so far gue juga ngga pernah terima komplain dari orang-orang terdekat gue tentang isi hati dan pikiran yang gue share di sosial media. Tapi lalu ada yang mengganggu ketenangan gue. Kenapa (katanya) gue hanya aware dengan masalah-masalah yang berkaitan dengan anak? Kenapa gue keliatannya ngga peduli dengan masalah LGBT yang lagi happening seantero jagad ini? Ngga pernah ikutan mengutuk LGBT berarti diem-diem mendukungnya dong? Memangnya anak-anak juga ngga rawan terkena dampak LGBT ini?

Helaw. Tolong ya, jangan gampang menggeneralisir sesuatu dan menghakimi jalan pikiran orang lain yang sebenernya lo ngga tau apa-apa tentang itu. Gue memang ngga pernah sharing sesuatu tentang "perang melawan LGBT" ini, so what?? Emangnya ada yah hukumnya, dalilnya, atau apalah yang menjadi dasar pikiran bahwa kalo kita ngga pernah bicara tentang LGBT lalu otomatis berarti kita itu mendukung LGBT? Kalo gue ngga pernah ikut-ikutan menghujat, menghakimi dan mencaci maki si LGBT ini bukan berarti gue pendukung LGBT loh. Seperti halnya kalo gue menyebut "Puji Tuhan" bukan berarti gue otomatis jadi orang kristen dan mereka yang non muslim bilang "Alhamdulillah" ujug-ujug jadi muslim toh?

Gue ngga pernah mendukung apalah itu yang namanya Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender-things ini. Boleh cek timeline gue, ngga pernah tuh gue pasang profil picture pake  banner pelangi. Hoho, diantara para penggiat anti-LGBT ada juga kan yang (karena ketidaktahuan) pernah ganti profil picture pake fitur yang disediakan facebook dulu? Tadinya dikirain buat lucu-lucuan dan seseruan aja, ternyata eh ternyata lambang solidaritas buat kaum "itu". Gue bukan pendukung kaum Nabi Luth ya, tapi hak gue dong untuk ngga ikut-ikutan ngata-ngatain mereka atau share sesuatu tentang LGBT di timeline gue.

Kenapa?

Gue punya prinsip, selama mereka ngga ganggu gue, gue pun ngga bakalan ganggu mereka. Dimata gue mereka yang dicap lesbi, homo, biseks dan tukang ganti kelamin itu masih manusia. Perbuatan dan penyimpangan seksual mereka memang tidak akan pernah dapat dibenarkan dari segi apapun. Dan menurut gue memang tidak benar dan tidak bisa dianggap benar. Tapi gue ngga perlu ikut-ikutan mengumbar sumpah serapah kan? 

Orang lain ya silakan aja, sebodo kodok gue mah. Mereka mau sampe nungging-nungging ngata-ngatain orang kek, mau jadi homophobia kek, mau berbusa-busa kampanye anti LGBT kek, terserah. Gue ngga pernah larang-larang orang. Ga pernah juga ngusilin apapun yang orang posting di akun sosmed mereka (kalo gue ga suka paling gue hide aja, haha. Habis perkara). Silakan aja toh itu akun lo, dan gue mah ya gue aja. Is that a problem for you? 
 
Gue punya orang dekat yang gay. Dan dia ngga ada masalah sama gue, keluarga dan orang-orang disekitarnya. Dia ngga pernah merugikan orang lain dengan status "gay" yang dia sandang dan ngga pernah dia umbar-umbar juga. Gue merasa ngga ada masalah dengan keberadaan dia dalam kehidupan gue. Malah kalo boleh jujur sih, orang itu lebih punya empati dan kepedulian terhadap masalah-masalah disekelilingnya dari pada beberapa orang yang mengaku "normal" dan religius yang gue kenal.

Mas, Mbak.
Mengklaim diri sendiri "normal" dan beragama bukan berarti boleh sombong loh. Kesombongan itu hanya milik Allah semata. Kita mah cuma butiran debu, ngga usah berbesar kepala dan tinggi hati. Uruslah apa yang menjadi urusan kita masing-masing dengan cara kita sendiri tanpa harus mengganggu dan mengusik orang lain. 

Mungkin skala prioritas gue dengan orang lain berbeda. Buat gue, masalah anak-anak terlantar, kekerasan terhadap anak, ABK (Anak Berkebutuhan Khusus), ABH (Anak Berhadapan dengan Hukum) lebih penting daripada urusan perang gobang dan jeruk makan jeruk. Hei, gue berkecimpung didunia anak beserta segala problematikanya loh. Makanan sehari-hari gue ya masalah-masalah anak. Dan asal tau aja masih banyak masalah yang bikin kepala gue mumet, yang kalian, para penggiat anti LGBT belom tentu peduli dan bisa memberikan solusi. (Ya iyalah, solusi macam apa yang bisa lo kasih hanya dengan usaha bermodalkan kegiatan jempol pencet-pencet tombol "share"??)

Masalah sosial dan moral kita banyak sodara-sodara. PR kita dimulai dari membenahi diri sendiri. Daripada sibuk mengurusi kadar akidah dan keimanan seseorang, prasangka dan ukuran kepedulian orang lain, lebih baik energi itu dipake untuk mengurusi masalah lain yang penting dan nyata. Lebih bagus lagi kalo sekalian memberikan solusi, bukan cuma kalimat-kalimat basi yang diumbar disana-sini. Kalo belom bisa, cukup "mind your own business". Ok? ^^